Pemuda "Handsome"

Hari ini bila orang menyebut "pemuda ganteng" besar kemungkinan pikiran selanjutnya adalah seorang artis jago nyanyi dan akting, atau seorang olah ragawan yang biasa tampil di medan pertandingan, atau peragawan yang melenggang lenggok di atas pentas yang ditonton orang ramai.Lanjutkan bacanya ya.

Berawal Dari Mimpi

Sebuah rencana meraih cita-cita,rencana menggapai mimpi yang tak terhingga,mimpa apakah itu??,read more.

MMI Production

Video kajian ahad pagi yg diproduksi oleh MMI Isykarima. Apa sih MMI itu? monggo dibaca sekilas infonya.^^.

Pilih Cara Matimu

Kisah yg tak bosan-bosannya admin baca. Kisah apa itu??? bacalah,semoga kembali ingat dan istiqomah.

Rahasia Ustadz Kita

Menjadi besar dan hebat seperti ulama' terdahulu pasti ada rahasianya kan. Begitu juga dengan ust yg satu ini. mau tahu siapa dan apa rahasianya. Klik di foto ^^

Mencetak hafidz yg Ilmuwan

Berikut hasil investigasi yg dimuat dimajalah isra UII,mau baca,klik disini.

Jumat, 09 Maret 2012

DiBawah naungan Nabawi

Sore yg terasa berat sekali untuk melangkah,setelah sholat asar di masjid dekat asrama kami,akupun segera beranjak ke kamar. Menghempaskan badan diatas kasur dan langsung berselimut…gerrrrrr,badanku kok ga enakan gini yak??? Tanyaku pada diri sendiri,padahal hari libur begini enaknya cari refresing,wah,kamis yg kurang indah,mirip kamis sore jumat ke 3 dulu nih pas masih aliyah..hehe,suasana semakin tidak karuhan kala ada isu dari kakak kelas yg macem2,entah tes mental ,atau jalan jauh memutari bukit. Yap kenangan masa lalu yg dulu seram sekarang menjadi potongan kisah yg selalu dirindu.
 “wah,jam setengah enam,sebentar lagi maghrib,ke masjid nabawi ga y a???”sambil melirik jam tanganku .
sejenak kuberpikir kembali,seandainya posisi diriku ini ada di Indonesia seperti pembaca sekalian,kira-kira kalau harus jalan 1,5km ke masjid nabawi ,apakah kita rela berkorban??? Oh jangankan 1,5km,komanya dihilangi saja pasti diri ini sangat bersemangat untuk mengejar pahala 1000x sholat di masjid Indonesia. Buat apa berlatih siahah 90km dari merapi sampai lawu,sebelum berangkat kemarin. Akhirnya semangat barupun muncul,ambil tas kecil,wudhu,kantongi alquran dan berangkat……

         Tak perlu waktu lama untuk menginjakkan kaki ini di lantai masjid yg mengkilat,hanya sekitar 20menit bagi yg berjalan lambat,19 menit yg berjalan cepat,10 menit bagi yg berlari..hehehe . Dari pintu Umar Bin Khoththob Rodhiyallahu’anhu,ku berjalan berkeliling mencari tempat yg pas…”itu dia,rak sandal no 537” tempat favorit,selain agak sepi,di tempat ini aku biasa nongkrong sembari menunggu buka puasa. Ketika jam menunjukkan angka 18:30 adzan maghrib berkumandang,saatnya berbuka puasa bagi yg berpuasa.

        Buka puasa disini serasa bulan romadhon lho,semua sisi shof menyediakan lepek buka puasa. Menu standarnya Ruthob(korma setengah matang,rasanya emmmmm,pokoknya dijamin enak,apa lagi masih dingin-dingin dr kulkas,sip pokoke)+ air zam-zam. Ada juga yg nambahi dgn roti arab yg tebelnya minta tambah,jahe tanpa gula,yg rasanya seperti jamu,persis banget+ teh khas yg ditambahi daun minth,rasa dan baunya mantaffff. Rasanya capek dan lelah tadi itu sirna ketika buka puasa bareng-bareng orang turki. Setelah itupun telinga kita akan dimanjakan bacaan merdu imam masjid nabawi Syaikh Abdul Muhsin Bin Muhammad AlQosim. Bagai mimpi,tapi nyata,dan susah diungkapkan dgn kata-kata (mencontek ungkapan mas aries ^^). Kupejamkan mata sebentar,ah enaknya muter-muter masjid nih kayaknya.
       

             Belum juga berdiri dari tempat sholatku tadi,pandanganku berpaling pada 2 anak kecil beserta bapaknya yg berada 2 meter di belakang saya. “weh ,bapaknya ngafal matan,anaknya ngaji rek” terbesit rasa iri dan malu dalam hatiku{cieee}. Dari facenya kayaknya anak eropa nih,wah-wah-wah,jiwa petualangku padam seketika dan beranjak untuk tidak kalah sama bocah kecil dan bapaknya..”ayo,ngaji2…siippp” . wahai pembaca sekalian ,bayangkan,anak kecil segitu sudah dekat dan cinta dgn Alquran. Kita yg lebih gede jangan mau kalah ya. Eh gak tahunya,1 meter di arah jam 10 saya ada orang arab ,internetan pake i-padnya.” Ngajinya pake Quran digital kali”batinku husnudzon,hehehe. Padahal jelas-jelas buka facebook lho. Tapi malu ah,masak tetanggaan sama Rosulullah masih pake suudzon- juga. “Mending ngaji lah dari pada ngurusi orang lain”,tapi lagi asyiknya,aktivitasku terganggu dengan bunyi perut kelaperan. “Ya Allah,laper nih,klo ke jamiah harus rebutan bis dgn orang-orang afrika,pake sikut-sikutan”,weaah malesi tenan pokoke. Tinggal satu cara yg termudah dan gratis. Yaitu berdoa. (trik yg mesti berhasil diterapkan oleh para perantau). “Ya Allah,hambamu ni kelaperan,dan uang sudah menipis,apalagi dana turunnya masih akhir bulan,berilah daku makan malam ini” amin.


                  Pembaca sekalian,kira-kira Allah kabulkan ga doa yg satu ini??? Yap,berbekal hadist qudsi “فا ستطعموني أطعمكم “ yg artinya”maka mintalah makanan kpdKu,niscaya Aku kan beri makanan” alhasil :- makan swarma+ ayam+nasi bukhori gratis-tis tis. Kurang apa coba!!!!! Malam ini,ku memandang keatas langit madinah,oh indahnya bulan purnama malam ini,tak terasa esok adalah jumat ke 4 aku sudah berada di kota hijrah . Betapa banyak nikmat yg Engkau berikan kpd hamba. Kiranya ku syukuri nikmat ini dgn tak sekedar mulut berucap,tapi lisan hal yg berbuat. Sehingga Ia ridho,dan menambahkan nikmatNya seperti yg Ia janjikan.
                                   Dibawah sinar Rembulan ,kuberjalan sembari mengingat akan ayat Allah “Nikmat manakah lagi yg akan kau dustakan???” dan berfikir “jalan ini masih panjang,selalu berjuang sampai kembali pulang” Semoga tulisan ini membuat penulis semakin ingat akan nikmat Allah,Dan memakainya di jalan kebenaran,Dan tak lupa, membuat pembaca semua,kepingin ziarah ke AlMadinah Al Munawwaroh.
Jumat,tgl 9 maret 2012 pukul 1 dini hari

Rabu, 07 Maret 2012

Coba Dulu Dah

Cerita ngayal...., 

seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. "Hai jam, kamu sanggup gak berdetak paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?" "Badala?," kata jam terperanjat, "Mana sangguplah Kalau 86,400 kali dalam sehari?" "Delapan puluh ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?" jawab jam penuh keraguan. "Lha nek 3,600 kali dalam satu jam?"

" Sejam harus berdetak 3,600 kali? Banyak banget tu" tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya. Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam. "Oke dah,nek no, kamu berdetak satu kali tiap detik saja?" "Naaaa, gitu dong ,Insya Allah diriku sanggup!" kata jam dengan penuh antusias.
     Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dengan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali.

         Sahabatku yg kucintai,ilustrasi tadi hanya sekedar menyindir sisi lain dalam hidup,kala kita memulai hal baru. Yang terbetik pertama kali adalah betapa beratnya rintangan yg akan kita lewati. Padahal setelah terlewati ,hal itu tidak seberat yg kita bayangkan. Dulu,kala memulai menghafal Alquran,sambil memegang mushaf kita berucap ”walah,tebel segini bisa ga ya masuk otak,kapan ya bisa menyelesaikannya” dan kala tiba 2 tahun ke depan,Hafalan tuntas dgn baik. Setelah itu kembali berfikir”wah bagaimana ya kuliah?? Kayaknya aku ga mampu buat skirpsi seperti itu” eh taunya 4 tahun kemudian dia berhasil membuat skirpsi setebal 1000 halaman.
          Kemudian berfikir kembali” nikah?? Ngurusi diri sendiri saja belum becus.ddlll dan seterusnya. Memang yg baik itu adalah merencanakan masa depan,tapi jangan sampai karena memikirkan masa yg didepan,membuat masa yg kita hidup didalamnya terganggu. Mari berani hadapi hidup ini,karena kadang yg kita perlukan adalah melangkah ,memulai dgn Basmalah,dan berusaha dgn istiqomah....sedikit dan konsis,itu yg dicintai Allah & RasulNya.

Senin, 27 Februari 2012

Selagi Sempat

Selagi masih bisa….
Masih teruntai kata-kata…
Walauku tahu suatu saat nanti…
Aku kan ditanyai ,akan setiap penggal kata ini

Seiring berputar waktu,betapa banyak keburukan yg terlahirkan.
 Dulu kukenal ia adalah orang yg alim,selalu menjaga harga diri.
Berusaha menghindari kemaksiatan yg melintas dimata.
Dia selalu berusaha menundukkan pandangan,
Bahkan menumbar katapun ia sungkan.
Pujian adalah hal yg sangat ia takuti.
 Tapi waktu terus berlalu,kawan mulai berjauhan.
Bata keimanan mulai beruntuhan,
Sekedar gerimispun mampu membuatnya menoleh.
 Tanpa di sadari ia mulai tersenyum.
 Bukan lagi sedekah,tapi lebih cenderung sampah.
Bangga pada diri dan memanipulasi. Dia tidak sadar….dia mulai terlupa….
 Akan datang hari dimana seseorang berlari dari saudaranya….
Dari ayah bundanya….
dari sahabat dan anak-anaknya…..
 Ia…ia tidak lain adalah diri hamba pribadi
 Dan sebelum kalian sahabat-sahabatku seiman,
 Berlari dariku dihari yg digoncangkan…..
 Sadarkanlah jiwa ini,agar lebih berbakti pada Illahi robby.

Kututup kata ini dengan sebuah cerita…kala kami sampai di bandara.
Ratusan calon mahasiswa berbaris ,menunggu pemeriksaan ke imigrasian.
Satu persatu kami di periksa,dicek sidik jari,dipoto mata.berjam-jam lamanya.
Alhamdulillah dari sekian banyak,semuanya lolos kecuali 2 orang kawan kami. Mereka ada masalah dalam sejarah keimigrasian Saudi,dan terpaksa dideportasi…
Kami hanya biasa apa…kami hanya terdiam.
Bahkan universitaspun tidak berguna syafaatnya.
Selayang,Pikiranku terbang,melayang menembus masa depan.
Bagaimana nasibku nanti di keimigrasian akherat.
Bagaimana kala kuingin masuk jannahNya,tapi catatan hidupku penuh noda.
Apakah hamba kan dideportasi ke nerakaNya??? Kau tidak tahu….aku pun tidak mau.
Maka,selagi sempat di masjid nabawi… Bertetangga dengan Penutup Nabi.
Kulantunkan doa…. Semoga taufik selalu terlimpah,moga tiap langkah adalah barokah,hingga kita diizinkan reuni diJannah.

Jumat, 24 Februari 2012

9 Tahun Yg Lampau

Disebuah SD Negri di pinggiran desa kwadungan,kala itu adalah bulan juni,sesudah ujian akhir semester 2…..Seorang guru Pkn yg bernama pak Subi,menanyai murid2nya dikelas 6,yg akan segera meninggalkan Sd tersebut untuk melanjutkan sekolah..dari yg berinisial A sampai O ketika ditanya “mau sekolah kemana ntar setelah lulus???”…seingatku, hamper semuanya mufakat untuk melanjutkan ke SMP Negri di timur Desaku…kecuali seorang yg berinisial Z dan S…ketika si Z ditanya seperti pertanyaan diatas dia menjawab” mau ke Negeri 5 menara pak’’ alias gontor..hehehe,”ohhh,nang pondok tha”guman pak guru
…

kemudian giliran itu berlanjut teruuus,kembali kebarisan terdepan,dan sampailah kepada seorang yg berinisial S (saya maksudnya..hehehe) “Mau lanjut kemana kwe Fa” “Mondok di Solo pak” mendengar solo,ditempatku tidak ada orang yg kenal pondok selain pondok Almukmin…lha dasarnya guruku itu Katolik,mungkin kurang nyaman kali klo ane masuk kesitu ,malah menambah pertanyaannya”Lho kenapa harus mondok di Solo,kok ga di sleman saja,kan ada tu Mts negri yg bagus (kebetulan beberapa hari yg lalu brosurnya udah disebar),ilmu dunia dan akheratnya seimbang,nanti klo sma baru kepondok”kata pak guru member saran….”ndak pak,aku pinginnya kepondok .(titik)”jawabku tanpa dosa (lha belum baligh)…

          Ketika berjalan pulang kerumah,dibawah pohon beringin tugu macanan,seorang kawan menanyaiku “kenapa mondok” “aku mau belajar bhs Arab,aku mau ke madinah”….oww,dia Cuma ketawa-tiwi.Dan akupun hanya menjawab sekenanya saja,Dulu setauku klo ke pondok itu Cuma belajar Agama dan otomatis bhs Arab…dan bahasa arab itu = makkkah/ madinah..tempat manusia terbaik yg pernah lahir didunia ini,suri tauladanku,Nabi Muhammad sholatullahi wasalamuhu “alaih .Sampai akhirnya setelah hari itu,Madinah menjadi kota yg kuwajibkan tuk diziarahi….tapi hari2 terus berlalu,dan aku masih berdiri di bumi pertiwi

        Tgl 12 bulan februari 2012 ,akhirnya mimpi itu menjadi kenyataan,Cuma bergeser sedikit,Menggok ke Dubai,lumayan sudah semakin dekat,baru pada tgl 13,setelah sekian lama menunggu,Kaki ku menginjak tanah pasir madinah (wualah lebay tenan rek…maklum sudah ditunggu2 sejak 9 thn),Tapi kok ga berdebu yak..oh ternyata Aspal…hehehe. Alhamdulilahi binikmatihi tatimussholihattt. Sudah 2 pekan lebih aku di kota nabi,dan banyak hal yg terjadi,ada yg bagus dan sebaliknya,Diantara kabar-kabar yg ga enak (tak perlu disebut,biar kalian ga sedih…hehehe  )ada kabar yg baik sekali untuk didengar……karena kita datangnya agak telat(klo ga boleh disebut super telat) dan asrama didalam universitas penuh,kami diungsikan di apartemen luar,yg jaraknya 20 menit dr kampus,naik bis sumber kencononya Saudi,jemput bolak-balik…..lha itu tapi kabar baiknya..apartemen kita itu jaraknya Cuma 1,3km dari Masjid Nabawi,harom ke dua setelah Masjidl Harom,

       kita bertetangga dengan Rosulullah cah… subhanallah ga terbayang,kenikmatan yg Ruarrr biasa,Sholat dilipat 1000 kali dan bisa minum air terbaik didunia “air zam-zam’’tiap hari. Bertemu dengan beragam jenis manusia dari seluruh dunia (walaupun menurut pengamatanku,paling buanyak ki orang turki sama Malaysia,nang di di ketemu wae) Tapi ini belum sepenuhnya sempurna,karena masih harus melalui tahap pemeriksaan darah,untuk itu kami yg disini meminta doa yg disana agar urusannya lancer dan kami bisa mulai resmi belajar….amin,amin amin, Selain itu pesan kami yg disini” bermimpilah atau bahasa saya berniatlah untuk segala hal yg baik,niscaya hal itu akan tercapai dgn izin Allah,kalaupun tidak, tidak ada ruginya,dan Allah akan memberi kita yg terbaik di dunia dan akherat bagi yg benar-benar azzamnya”

        Kabar dari temenku,pak Subi sudah meninggal,padahal aku belum memberi kabar baik ini,dan aku juga belum berusaha membawa guruku ini ke Islam…dan aku blm tahu pula dia mati dalam kekafiran atau keimanan…..tapi yg jelas,Jalan yg kutempuh telah membawaku sejauh mata memandang,mungkin klo ikut saran pak guru ceritanya akan lain.Wallahu a’lam -Semoga Allah selalu memberi taufiq,berkah dan istiqomah dalam setiap langkah kaki kita dan dijauhkan dari api neraka yg sangat pedih-

Senin, 26 September 2011

ENERGI UKHUWAH DAN PERSAHABATAN

Ukhuwah dan persahabatan sejati merupakan bekal yang sangat berharga dalam meniti kesuksesan dunia dan akherat, kesuksesan dalam kehidupan keagamaan, social, ekonomi, politik, demikian pula dalam da’wah dan perjuangan, Nabi Musa as miskipun termasuk ulul ‘azmi dari para Rasul, beliau menyadari pentingnya adanya seorang saudara perjuangan dalam memikul beban da’wah, maka ketika beliau diangkat sebagai Nabi dan mendapatkan tugas menda’wahi Fir’aun beliau berdoa: ” Dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku, teguhkanlah dengan dia kekuatanku, dan jadikankanlah dia sekutu dalam urusanku, supaya kami banyak bertasbih kepada Engkau, dan banyak mengingat Engkau. Sesungguhnya Engkau adalah Maha melihat (keadaan) kami”. QS Thaha ayat : 29-35
Arti kalimat ukhuwah adalah kebersamaan, baik dalam nasab, aqidah, pemikiran, tradisi maupun yang lainnya. Adapun persahabatan dari kata suhbah yang berarti pertemanan yang melahirkan kebersamaan dan kedekatan hubungan, hubungan antara persahabatan dan ukhuwah sangat kuat, karena persahabatan dilandasi oleh ukhuwah, semua kaum muslimin adalah saudara dalam aqidah, sebagaimana orang kafir adalah saudara orang kafir yang lainnya dalam kekufuran, kaum muslimin dapat menjadi sahabat yang lainnya ketika ada kesamaan dalam berbagai hal yang mendekatkan hubungan di antara mereka. Seorang sahabat akan dekat hubungan dengan sahabatnya, dan dapat melebihi kedekatannya dengan saudara senasab. Sering seorang sahabat rela memberikan hal hal yang luar biasa kepada sahabatnya, lebih lebih jika persahabatan didasarkan atas ukhuwah dalam aqidah. Pertemanan dalam bahasa arab ada beberapa jenis ada yang disebut zamil (teman sejawat dalam suatu kerjaan) ada shahib (teman yang selalu banyak menyertai) ada Shadiq teman yang sangat dipercaya sehingga dijadikan untuk menyimpan rahasia padanya. Ukhuwah Islamiyah dan persahabatan yang didasarkan atas aqidah Islam dan perjuangan menegakkan Islam merupakan ibadah yang sangat tinggi, merupakan sebab mendapatkan rahmat Allah, dan melahirkan loyalias kasih sayang, care dan pembelaan, Allah berfirman : ‘ Tiada lain orang orang beriman (satu sama lainnya) adalah bersaudara” QS Al-Hujurat ayat : 10, bersaudara saling membela, karena semua bentuk persamaan melahirkan kedekatan, semakin krusial sisi persamaan semakin kuat kedekatannya, maka persamaan dalam iman kepada Allah, Rasul, dan Islam secara benar, pasti melahirkan loyalitas yang sempurna, dan mengantarkan untuk saling mencintai, dan ta’awun untuk merealisasikan idealis bersama: yaitu taat kepada Allah, amar ma’ruf nahi mungkar Allah berfirman : Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin, lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga ‘Adn. dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar. QS At-Taubah ayat : 71-72. Dengan persahabatan dan ukhuwah Allah mensukseskan perjuangan Nabi Muhammad saw, dan dengannya pula para alim ulama fuqaha membangun madzhab mereka, dengan persahabatn yang memiliki loyalitas tinggi AbdurRahman Ad-dakhil berhasil membangun Khilafah di Andalus yang eksis berabat abat lamanya. Termasuk nikmat dari Allah, Dia menjadikan ukhuwah dan persahabatan sebagai ibadah yang tinggi, dan dari nilai ibadah ini memotifasi kita untuk memaksimalkan pemberdayakan potensi diri yang melahirkan berbagai amal shaleh individu maupun social yang membahagiakan kaum muslimin,” dari Abu Hurairah ra sesungguhnya Rasulullah saw bersabda : Addin itu nasehat: mereka bertanya untuk siapa wahai Rasulullah : beliau menjawab : untuk Allah, KitabNya dan para pemimpin yang muslim, seorang muslim saudara muslim yang lainnya tidaklah menelantarkan, tidak berdusta kepadanya, tidak mendhaliminya, dan seorang diantara kalian sebagai cermuin saudaranya, kalau ia melihat kotoran padanya hendaklah ia singkirkan. Ukhuwah dan persahabatan yang energik terbangun dari kesadaran bahwa ukhuwah merupakan ibadah dan kewajiban kepada Allah, yang kedua kesadaran bahwa setiap manusia ditaqdirkan banyak kelemahan, sementara ia wajib memperjuangkan Islam yang agung maka tidak mungkin ia menjaga keimanannya dan melakasanakan amant perjuangan kecuali ia merangkul dan menggandengan tangan sudaranya mukmin untuk bersama sama beramal shaleh dan berjuang, syiar setiap mukmin adalah : “manusia itu lemah ketika sendiri, dan kuat dengan saudaranya, keyakinan setiap muslim ”kalaulah bukan karena persaudaraan sahabat sahabatku niscaya saya tidak bisa banyak berbuat”, inilah yang menjadikan seorang tawadhu’ dan mencintai saudaranya karena saudarnya adalah asset baginya untuk merealisasikan idealis perjuangan. Nabi menjanjikan kelezatan iman bagi yang berhasil berukhuwah karena Allah, dari Anas bin Malik Rasulullah bersabda : tiga hal yang jika ada dalam diri seseorang mendapatkan kelezatan iman, Allah dan RasulNya lebih ia cintai dari selain keduanya, dan tidaklah mencintai seseorang kecuali karena Allah, dan ia benci kembali kepada kekufuran setelah Allah selamatkan darinya seperti ia benci dicampakkan ke dalam api. HR Bukhari.
Ukhuwah dan persahabatan memiliki kewajiban saling memberikan perhatian, jika yang satu sakit ia kunjungi, jika bertemu memberikan salam dan mengajak salaman penuh dengan kasih sayang, jika diberikan salam ia menjawabnya yang lebih baik, jika bersin ia mendoakannya, bahkan ia selalu mendoakan untuknya dengan segala kebaikan, jika dalam kesulitan ia membantunya, jika mengundangnya iapun menyambut undangannya dengan antusias, jika ia minta nasehat ia berikan nasehat, seorang sahabat memberikan ketulusan hati untuk melakukan yang terbaik untuknya, membela nama baiknya, mengingatkan ketika ia lupa, membantunya ketika melihatnya melakukan sesuatu yang memerlukan bantuan. Melakukan itu semua tanpa mengharapkan balasan kecuali balasan dari Allah yang jauh lebih baik dan sempurna. Nabi bersabda : Dan Allah selalu dalam membantu hambaNya selama ia membantu saudaranya”, ‘Siapa yang memberikan kemudahan saudaranya dari suatu kesulitan Allah memberikan kemuduhan baginya dunia dan akherat. Persaudaran dan persahabatan taqwa adalah persahabatan yang tulus, kekal, produktif dan membahagiakan, dunia dan akherat, karena dalam kontek social seorang saudara atau sahabat melakukan suatu kebutuhan mendasar sedang di sisi Allah dinilai ibadah yang tinggi, coba kita perhatikan apa yang disebut dalam hadits, bahwa ada seseorang berkunjung ke saudaranya fillah lantas Allah mengirimkan malaikatNya untuk menemuinya dan menanyakan keperluannya, dan ia menjawab : saya mengunjungi karena Allah, malaikat bertanya tidak ada keperluan lain, ia menjawab : tidak, Malaikat mengatakan kepanya : Allah telah mencintaimu, sebagaiman engkau mencintainya. Semua persahabat manusia di dunia akan menjadi musuh kecuali persahabtan dan cinta karena Allah swt yang melahirkan amal shalaeh dan taqwa : Allah berfirman : ” semua yang berkasih sayang pada hari tu sebagian mereka kepada yang laiunnya saling memusuhi kecuali orang yang bertaqwa. Posted in Dr. Muh. Mu'inudinillah, MA

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More