Pemuda "Handsome"

Hari ini bila orang menyebut "pemuda ganteng" besar kemungkinan pikiran selanjutnya adalah seorang artis jago nyanyi dan akting, atau seorang olah ragawan yang biasa tampil di medan pertandingan, atau peragawan yang melenggang lenggok di atas pentas yang ditonton orang ramai.Lanjutkan bacanya ya.

Berawal Dari Mimpi

Sebuah rencana meraih cita-cita,rencana menggapai mimpi yang tak terhingga,mimpa apakah itu??,read more.

MMI Production

Video kajian ahad pagi yg diproduksi oleh MMI Isykarima. Apa sih MMI itu? monggo dibaca sekilas infonya.^^.

Pilih Cara Matimu

Kisah yg tak bosan-bosannya admin baca. Kisah apa itu??? bacalah,semoga kembali ingat dan istiqomah.

Rahasia Ustadz Kita

Menjadi besar dan hebat seperti ulama' terdahulu pasti ada rahasianya kan. Begitu juga dengan ust yg satu ini. mau tahu siapa dan apa rahasianya. Klik di foto ^^

Mencetak hafidz yg Ilmuwan

Berikut hasil investigasi yg dimuat dimajalah isra UII,mau baca,klik disini.

Rabu, 02 Mei 2012

Belajar Mencintai

Pertama baca judulnya saja para pembaca sudah dapat menebak,kayaknya penulis lagi galau. Tapi apa kata mereka,tulisan ini sudah jadi pula. Jadi kami beri kesempatan untuk membacanya. Entah kesimpulan akhir apa,terserah pada yg diujung layar sana. Hohohoho
Belajar mencintai.

 Cinta pakai belajar juga ya. Yups benar sekali. Bagi saya selaku yg nulis,mencintai seseorang itu perlu belajar. Dulu,semasa kita bayi sampai masuk SD, adanya adalah dicintai. Yah,entah oleh bapak dan ibu kita,atau tetangga atau ketemu orang ga dikenal pun mereka asal comot tuh pipi tembem. Hohoho… dulu itu, kalau njenengan mau sadar dan jujur,wajah kita itu sangat menggemaskan. Lucu imut. Walaupun sekarang orang-orang masih gemes sama kita. iya,super gemes . kata temen ane “ eh ane lihat muka antum tuh gemes lho,,,,gemes pingin mukuli..kok tiap hari ketemu kamu dan kamu dan kamu”. Badala ,jujur banget nih saya punya temen.

      Sampai akhirnya kita masuk jenjang sekolah dasar. Kita mulai belajar mencintai apa-apa disekitar kita. Masih ingat dengan jelas bu guru dikelas menjelaskan tentang cinta,dalam kata yg luas,Kasih sayang. “anak-anak,sama bapak harussss..”””TAAAAtttt” sama ibu haruzzz”….”SAYANggggg”… Pinter sekali anak- anak. Kemudian ada seorang anak mengacungkan jarinya “bu guru mau nanya!!!” iya adek mau Tanya apa…”kok pintarnya Cuma sekali????” lh00 (adegan para pembaca terkejut,sampai lupa klo belum ngaji hari ini ^_^)



       Itu dulu ya,pas eSDe ana dulu,sekitar 14tahun yg lalu. Belum kenal cinta monyet kayak jaman pak yudoyono sekarang. Kala tv masih hitam putih dan acara favorit ane dulu itu keluarga cemara. Sinetron satu ini sangat menyentuh nda, ngajari kita bener-bener cinta sama keluarga. Jauhhh banget sama sinetron sctv sekarang ini. [biasa,pengamat media  ]. Yang amburadul ga karuan. Kata cinta diobral murah tiap harinya. “hayo-hayo,murah murah,khomsu real,panci real” hoho.
            Melewati masa 6 tahun penuh tanda Tanya,kita terpaksa melanjutkan ke jenjang yg lebih tinggi. SMP,atau MTS dan yg sederajat. dan terus berlanjut hingga jenjang SMA. Tahapan ini bagi ana pribadi adalah masa yang paling terkenang. Kata orang sih “kisah-kisah paling indah,kisah kasih disekolah.... masa kisah hati patah, patah hati pas kuliah  “ hehehe. Sangat terasa sekali kita belajar cinta diperiode ini. Terutama yg bertema Persahabatan. Karna memang pas itu kita berada diantara 2 masa yg berbeda. Masa sd dengan segala kelucuannya dan masa kuliah dgn seambreg tugas ga pake lampu merah.

       Bener-bener pelangi cinta euy. Warna-warnanya menghiasi mimpi setiap pagi .Kita belajar dari kesetiaan kawan yg tak tega meninggalkan kita berjalan sendiri. Belajar kejujuran adik kelas yg menangis tak tahan hidup dipesantren. Belajar keikhlasan para ust yg selalu datang mengajar,walaupun kita tidur tak mendengar. Dan masih banyak lagi yg tak terungkapkan. Dan sangat terasa pula,kita belajar mencintai diri kita sendiri. Dan begitulah,teruuusss,kita sampai detik ini masih belajar mencintai. Sampai saatnya kita belajar mencintai istri (lho kejauhan tho) dan dipendam dalam kubur mati.

      Inovasi untuk mencintai selalu muncul membenahi pikiran kita dulu yg tak selaras dengan cinta hakiki. Hohoho, diujung benak sana ada yg bertanya...”kenapa kok belajar mencintai,kok benci tak dipelajari juga” . klo ane sih,ga perlu capek-capek belajar benci. Sebab setaaan selalu mengilhami hati para insani untuk saling membenci. Gampang kok memunculkan rasa benci... misal nih,ana punya sahabat namanya uqi, perlu 3 tahun lebih untuk bisa mencintai sohib ana dengan ikhlas tanpa embel-embel. Klo mau buat benci,dalam hitungan detik saja, bisa itu buyar persahabatan . tinggal bilang “ dasar ente anak orang kaya, maunya menang sendiri, kasih tugas gini saja ga becus,dasar elek” hahahha... plenggg,tampar pipi,jebluk. Hancur seketika 3 tahun membangun cerita bersama.

     Weees ahhh, penulis tiba-tiba mut-nya ilang,kala ngelirik kitab nahwu. Semoga catatan ini bisa memberi bahagia buat yg membaca(bg yg suka baca) . dan menggaris bawahi pemahaman ,bahwa ana masih belajar mencintai, jadi klo ada salah dan kurang,selama berteman,jangan segan ngirim ke inbox,pesan khusus,atau ngoment dibawah ini.. hohoho.
Wallahu’alam. اللهم اني أسألك حبك Ùˆ حب من يحبك Ùˆ عمل الذي يقربني الي حبك.......

Kamis, 12 April 2012

Seorang Santri 2 menara

“Tad,mas hmzah,,msih juz 24,gmn tad?” Kurang lebih begitu bunyi pesan fb yg masuk 1 jam yg lalu. Seketika itu pula langkah kakiku terhenti. Seakan halaman masjid nabawi terbalik & diriku terbawa di alam sebaliknya. Allah…mungkinkah ini ada salahnya denganku..?? sehingga ia belum selesai dari target khatamnya.
Malam itu,selepas,sholat isya’,bertepatan dgn 15 Jumadul ula…yah ,persis pada saat bulan purnama bersinar. Mengiringi langkahku,menuju asrama. Kalaulah purnama bulan lalu aku merasa sesuatu yg indah,malam itu aku merasa beratnya amanah. Huft..mana banyak dirosah yg harus dikejar,tapi bayangan seorang hamzah menghantui tiap tapak langkah. “Begini kali perasaan galau yg dirasa orang akhir-akhir ini” pikirku. Tapi tika diriku sampai di asrama,tebalnya buku yg menunggu untuk dikuasai,membuatku tersibukkan dan sementara waktu lupa dengannya.

 Hamzah… Adalah adik dari sahabat saya yg setia. Tak seorangpun dari warga 2 menara yg tak mengenalnya. Sampai-sampai amil masjid bilal saja kenal kok. Secara ijma’ semua sepakat klo ia hoby berat sama bola . dilain pihak dia sering mukholiful jumhur..hehe. Ada saja hal yg ia perbuat yg kurang bisa dipahami kebanyakan dari kawannya,apalagi asatidz. Dan aku adalah salah satu orang yg memahaminya. Bagiku,hamzah adalah naruto yg sedang berjuang menggapai cita-citanya. Terkadang dikucilkan ataupun diejek,dan sering orang tak menghiraukannya disebabkan hal-hal bodoh yg dia kerjakan (dipandangan mereka ). Tapi aku mengenal baik,kalau ia adalah anak yg baik. Hanya semangatnya yg tinggi itu susah dicerna dengan pandangan biasa.

         Kau tahu dimana biasanya ia menyendiri???. Dibawah menara selatan,ditengah kegelapan malam,ia menghafal disitu. Dan akupun segan untuk menggangu. Tapi lebih sering ia memandangi rumput yg diinjaknya,dengan tatapan kosong dan penuh tanda tanya. Jikalau sudah begitu,ku datang menghampirinya,duduk disampingnya ,seraya berkata” Zah,tegakkan kepalamu dan lihatlah lampu yg menyala diujung lereng lawu sana..” iapun mengangkat kepalanya dan melihat cahaya redup itu. “Tidakkah engkau melihat begitu sulit listrik mencapai daerah tersebut, berkilo-kilo meter kabel harus saling terhubung,dgn tiang-tiang besar yg menyangga, tapi sekarang kau lihat,cahaya telah menyinari kampung itu”kataku. Begitulah kala engkau terus berusaha,pelan tapi pasti,insyaAllah akan sampai juga. Ketahuilah tiada usaha yg sia-sia. Biarlah Allah yg menilainya. ”Sekarang lihatlah bintang dilangit” ajakku padanya. Kala ia mendongakkan kepala,kataku”Gantungkan cita-citamu dibintang yg terang itu,tapi tetaplah kakimu berpijak dibumi”. Kemudian kutinggalkan dia sendiri,membangun semangatnya yg runtuh,kala tak kuasa melawan lingkungan.


 Yah,dia memang anak yg baik,mungkin pula sangat baik tuk dijadikan kawan. Yang dia butuhkan hanyalah sedikit pengertian. Agar mampu memaklumi ,perbuatannya yg kurang dipahami. Seperti darah batman yg dia miliki,kerna sering hidup dimalam hari. Terkadang aku mau menutup mata, dia menyalakan lampu dan mulai membaca mushafnya,itu jam 11 malam. Kala aku asyik menjelajahi alam mimpi,ia menggoyang-goyang badan kurusku seraya berkata” Mas,mas,timus ki”. Heaahp,klo pas keroncongan ya langsung bangun. Tapi lebih sering kerana lelah,disamping persiapan UN & UAT yg begitu berat,membuatku malas membuka mata. Yah tapi dasarnya hamzah,apa yg dia beri ga boleh ditolak, seplastik timus yg masih hangat ditempel dimuka ku. Jann,pasti bangunnya kan. Raketang makan siji trus tidur lagi,hehe. Eh tapi seringnya,ia malah memulai bercerita kisahnya pada hari itu. Klo sudah begitu ya harus didengarkan,jangan sampai ia merasa tersakiti kerna tak acuhnya kita. Itu dia ,mengapa harus sedikit lebih pengertian.

Ya, itulah seorang hamzah. Selama 2 tahun kami selalu melewati hari bersama. Entah kala long march 120km. Menjelajahi pantai nampu atau menjejakkan kaki dipuncak gunung . Kenapa ?? kerna kulihat ia tertatih berjalan menjalani itu semua dan ku tak bosan menuntun. Dan disini mungkin letak salahku. Saat kuharus pergi ke arraayah selama sebulan,mungkin ia merasa kehilangan tongkatnya. Buktinya ,kala ku hadir kembali ia tak bertambah hafalannya kecuali sangat sedikit sekali. Sampai hari dimana kuharus terbang melanjutkan studi,hanya dia seorang yg menetes air mata. Seakan semua orang bahagia,tapi ia sendiri saja yg tak merasakannya. “huft,semoga itu hanya perasaan ku saja”pikirku kala itu. Dan akupun tak luput berpesan kpd orang-orang terdekatnya tuk selalu menstabilkan semangatnya yg tak memenentu. Sekarang aku jauh,dan tak tahu apa yg terjadi dibelahan 2 menara. Sampai inbox fbku yg berkata dengan kabar yg tak biasa.

 Biasa berbuat apa diriku....mungkin note ini dapat mewakili dan mengatakan,bahwasanya aku masih ada disekitarmu. Seperti pesan seorang insan “ Kala engkau merasa sendiri dalam perjuangan ini. Tutuplah matamu dan bayangkan orang yg kau cintai hadir disisimu,menepuk pundakmu seraya mengucapkan kata-kata pembakar semangat asa”... hampir kuyakin kau tak mampu membayangkan kata yg terucap itu zah. Maka note ini semoga menyuratkan hal itu ....”hamzah,teruslah berusaha. Kami ada disampingmu,kami selalu dihatimu. Teruslah berusaha,apapun itu nantinya. Semoga mmafmu tak kunjung habis,kalau salah kami yg tak mengerti. Itulah mengapa,nama akunku masih tertera dengan namamu. Zah,teruslah berusaha,kami disini merasakan hal yg sama,bahkan lebih dari yg kau kira....tapi kita dilarang putus asa.. Ayo,kita gapai mimpi itu bersama. Kerna Kesempatan itu masih ada....Kesempatan itu masih terbuka... Semoga Allah selalu menyertai kita”... [ Untuk hamzah dan kawan2nya yg setia bersama,eratkan genggaman tangan kalian,dan saling membantu melangkah maju. Moga kita berhasil menempuh perjalanan ini menuju ridho Illahi ]

Kota Madinah yg indah,20 jumadal ula 1433 H

Jumat, 06 April 2012

Keluarga Jauh

Pikiran ku melayang-layang,kala Syaikh Abdul Lathif mengingatkan akan pentingnya birrul walidain. Yg ditempatkan diposisi kedua setelah larangan syirik kpd Allah. Sedih rek,ana ga bisa menyapa atau memberi kabar setiap saat. Bapak lan ibu ga kenal hp sih. Sangat teringat klo megang hp,kayak megang pisang goreng..haha,lucu sekali. Apalagi fB-nan,wah,opo iku. Skype,yg aslinya sangat2 bisa bertemu muka,lebih opo lagi itu. Hiaah, padahal kita tau,kalo orang yg dicintai

Kalian adalah keluargaku…Terbentuk dari janin pertemuan…Terlindungi rahim keimanan..Terlahir berkat kebersamaan…Terbina dibawah atap 2 menara.. Kalian adalah keluargaku…Adakalanya sebagai ayah…Yg kuharap ucap petuah..Kadang kala sebagai kakak..Memotivasi tika kalah telak..Sering adanya sebagai adik…Banyak berbuat salah dan takut dihardik..

 Kalian adalah keluargaku..
Yg menepuk pundak saat kakiku melangkah ragu..
 Yg berseri wajah,kala keberhasilan kutakhlukan…
 Aku adalah keluarga kalian…
Walaupun kalian tak sadari dan akui….
Atau mungkin kalian sangka aku bagai pembantu..
Selalu ada kala rasa perlu…
Atau anjing peliharaan….
Yg setia menjaga rumah tuan…
Ataukah tembok yg menghalangi pandangan dari aib-aib….
 Ataukah atap,yg melindungi dari panasnya kata-kata…
Atau apapun bagian dari keluarga….
 Tapi yg pasti… Yg kuingin kalian mengerti…
 Kita adalah keluarga..
Dalam perjuangan…
Kala perjalanan…
Selama tegar beriman…
Dan berpegang teguh pada Pedoman…

  Tambahan : Yah,klo ga di dunia ya diakherat lah…
 • Dari Abu Hurairah Rodhiyallahu “anhu pula, katanya: Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah Ta'ala berfirman pada hari kiamat: "Manakah orang-orang yang saling cinta-mencintai kerana keagunganKu? Pada hari ini mereka itu akan saya beri naungan pada hari tiada naungan melainkan naunganKu sendiri." (Riwayat Muslim)
N jangan lupa klo umroh kunjungi keluarga yg disini yak..
 • Dari Abu Hurairah Rodhiyallahu “anhu pula dari Nabi Shollallahu ‘alaihi wasallam bahawasanya ada seorang Ielaki berziarah kepada seorang saudaranya di suatu desa lain, kemudian Allah memerintah seorang malaikat untuk melindunginya di sepanjang jalan," kemudian diuraikannya Hadis itu sampai kepada sabdanya: "Sesungguhnya Allah itu mencintaimu sebagaimana engkau mencintai saudaramu itu kerana Allah." (Riwayat Muslim)

akhu hamzah di madinah munawwaroh

Minggu, 25 Maret 2012

Perjalanan Hidup

Alhamdulillah,hari yg ditunggu-tunggu datang juga. Jumat pagi tgl 30 Robi’u Tsani 1433H,kami berangkat menunaikan umroh. Namanya untuk yg pertama kali, semangat menggebu-gebu. Apalagi kalau kalian tahu akan rasanya. Rasanya itu RasaH bayar. Ckckckc. Modal beli kain ihram doang+ dll yg gak terlalu mahal (disbanding berangkat dari Indonesia mas,bisa berapa juta ).
Setelah sholat 2 rekaat di Dzul hulaifah,miqat dr arah madinah,kita pun segera melanjutkan perjalanan. Baru juga 3 menit duduk ,pak sopir yg berasal dari mesir menyalakan murotal kerass banget. Mending lah kalo lagunya musyari rosyid ,Sudais atau semisalnya. Tapi tilawahnya model MTQ gitu. Wah,wah ini kalo di Indonesia buat orang mati mas….gerrrrr. akhirnya dengan bahasa isyarat dr belakang kuminta ngajinya dimatiin saja. Dan akhirnya dimatiin juga,lega. Jam 10,mr gaN nyikut diriku.”fa,umminya musa meninggal!!!”. “inalillahi wa inna ilahi rojiun,kapan???” “ibunya musa meninggal!!!” “izoo,kapan & dr siapa???” sambil megangi leherku yg tengeng akibat tidur ga pas. “ga tahu,dr statusnya jahid”. Dan perjalanan berubah menjadi bagaimana gitu. Mau senang kok ada kabar duka, mau sedih tapi posisi senang.(lha yo mbingungi dewe tho). Dan tak lama kemudian sang sopir menyalakan murotal gaya mesirnya. “wah ust,suruh matiin aja” “wah,sopirnya ngantuk,kasihan ,biar ga ketiduran”. Oh ya bener juga ya. Kita pun akhirnya bisa memahami. Bis terus melaju dgn kencangnya,kumemandang sekeliling,hanya ada batu dan gunung batu. “kiri kanan kulihat saja,banyak batu-batunya”. Jalan lurus kedepan bagai tol yg tiada habisnya. Ditambah alunan tilawah yg membuat suasana seperti ada layatan saja. Sehingga terasa perjalanan kemekkah ini seakan perjalanan kesurga atau ke neraka. _________________________________________________________________ Cerita ku sampai disini saja kawan. Soal ibadah umrohnya lebih baik kusimpan saja. Karena ku tak mau merusak cita rasanya dgn pengalan-penggalan kata yg belum mampu mewakili perasaan itu semua. Biarlah waktu yg menghantar kalian ke sini. Tapi ada hal yg ingin kutuliskan,puisi hikmah sebuah kejadian. ------------------------------------------------ Dunia ini memang aneh…. Di satu sisi bahagia,sisi lain sedih tiada tara… Kala Indonesia masih selalu tertawa… Palestina dan suriah menangis tersedu-sedu… Dengan mudah kita memahami rasa senang, Tetapi agaknya sulit mengulang rasa perih, Tanyakan kepada semua manusia akan bahagia, Kau akan dapatkan ratusan cerita….dr seorang saja Tapi bagaimanakah rasa sedih??? Kita membencinya,sehingga malas mengingatnya. Mau tahukah rasanya? Tanyakan pada 2 sahabat kita yg kehilangan ayah dan bunda. 2 kepingan rasa yg harus selalu diingat,agar stabil dunia akherat. Siapa kata kesedihan tiada guna, Padahal Sang Rosulpun pernah meneteskan air mata. Ia akan menjadi bara penyemangat hidup, Seakan ruhnya berkata pada diri,ayolah capai citamu,gapai mimpiku, Yg belum kau bayar pada ayah bunda. Menjadi pengingat kita,agar bersyukur, Dan berbakti selagi berada di dunia. Diantara shofa dan marwa… Kulantunkan doa kpd yg kucinta. Semoga kita berbahagia di dunia dan akherat sana. Dan untuk yg berduka. Semoga Dia,mempertemukan kalian kelak Di JannahNya. ____________________________¬¬¬_________ Teruntuk sahabatku mas adi dan mas musa,semoga kesabaran menyertai dalam tiap langkah kalian,Dan jangan putuskan lantunan doa kepada mereka,Sungguh doa anak sholehlah yg sangat mereka harap. Maafkan ku yg tidak sempat bersapa,moga catatan ini mampu mewakili keberadaan kawan. Dan sahabatku yg lain nya,yg kedua ayah bundanya masih bersama. Ingatlah,mereka tak mengharap kekayaan hartamu,sedikitpun tidak. Cita-cita mereka simple,”ANAK SHOLEH,yg berbakti pada orang tua”….kerna hanya anak sholeh yg doanya diterima,menjadi hiasan mata di hari tua.

Jumat, 16 Maret 2012

Lagi Futur Tadz!!!!

KRONOLOGI (wah kok kayak serem malahan ^^).

Dipagi yg sangat cerah,klo aslinya sih lebih pantas disebut PANAS,dengan senang hati(maklum libur,kamis jumat) ku melangkahkan kaki,menyempatkan waktu,menyambung hati dengan yg di Indonesia dan sekitarnya,tak disangka ada santri yg OL juga yak,dan seperti biasa,klo cerita ujung-ujungnya ada saja keluhan masalah FUTUR.(futurnya terfokus pada ngaji) Bahkan dengan sanad yg mutawatir pun,ana sudah mendengar sendiri kata futur itu terucap dari mulut santri TKs.(padahal zaman penulis dulu tks,ga kenal futur lho). Wah memang ada penurunan nih. Maklumlah era futuristic seperti sekarang ,semua serba canggih dan cepat,futurnya juga ikut cepat.
 Sebenarnya ana sendiri lagi futur berat,karena…..

Kerena apa tadz??
 Itu lho…
Apa?
 Eh ga jadi ^^..hehehe
BTW,sore hari setelah sholat asar ditegakkan,penulis berjalan menuju masjid nabawi yg penuh inspirasi,guna mencari tips-tips penangkal futur,yg lebih kuat dr penangkal petir ,agar kita bisa saling beristifadah walau jarak memisah. Corat –coret buku kesayangan disamping menunggu buka puasa(padahal ga puasa yak),berharap muadzin segera berdiri,agar zam-zam segera membasahi hati..hehehe,akhirnya inspirasi itu datang juga,dan selesai sebelum muadzin melempar mig yg dipegangnya. Ini dia...

TUJUH (7) KIAT,FUTUR MINGGAT.

 Aslinya ada banyak sih,Cuma yg terlintas baru ini,dan moga-moga bermanfaat buat semua. Secara rinci dari 7 ini kita ringkas intinya menjadi 3 pertama berkaitan hubungan dng Allah,1 poin hubungan dgn manusia,3 poin terakhir berhubungan erat dgn pribadi masing-masing.
1. Dekat-dekat dgn Yg Maha Dekat. Wah apaan nih,??? Biasanya orang lagi futur itu pertanda hati lagi banyak maksiat. Dan berefek pada ibadah,yang harusnya ngaji bikin bahagia,malah sebaliknya dll. Tapi kan ibadah-ibadah itu tadi mendekatkan kita pada Allah ???,iya,tapi ada yg hilang pada saat kita ibadah tadi. Yaitu rasa dekat kita ,rasa Ma’iyatullah,dan Muroqobatullah. Ngaji 5 waktu jadi sekedar rutinitas tanpa menghadirkan Allah dalam setiap kalimatnya. Klo sudah begitu,ya pasti males-malesan deh. Dengan merasa Allah itu dekat,maka ada secerca harapan futur itu kabur. Bahkan 1 poin ini saja uda cukup kali.
2. Merefresh niat. Kalau futur sudah melanda bawaannya males,dan bahasa gaul ala santri,”lagi ga niat og tadz” hehehe,maka perlu pembaharuan niat dalam segala aktivitas,terlebih dalam menghafal AlQuran yg merupakan Kalamullah. Klo niatnya selalu Lillahi ta’ala,orang sedunia mau bilang” kok antum ga khatam-khatam””kapan lulusnya ente””ayo ngebut2” ga akan terpengaruh,kamu akan berjalan dengan tenang dan yakin. Orang ana menghafal AlQuran benar-benar dari hati yg paling dalam kok...wessss,mantab.
 3. Mengalirkan Air Mata,Bukan sekedar Keringat. Maksudnya,dalam menghafal Alquran itu tidak sekedar modal kerja keras,tapi ini semua Taufiq dari Allah,harus berimbang. Jangan ngajiiiiiii terus,tapi dalam waktu yg sama maksiattttttt terus. Walaupun khatam ga kan berkah,malah menjadi pemberat di akherat. Dan tidak juga minta pada Allah terus tapi ga usaha,bohong juga namanya. Banyak-banyak beristighfar dan memohon ampun kpdNya,kapan pun dan dimanapun. Disertai aliran air mata mu,membuat hati kembali lapang. Dan siap beraktivitas dgn lebih giat lagi.
4. Terampil pilih sobat. Ini yg termasuk faktor kuat penyemangat dan penyebab futur pada diri kita. Kalau kita berteman dgn kawan yg himmahnya pendek,maka ya akan ketularan .”eh,enakan tidur nih”” ngapain ngaji sampe malam2,besok pagi juga bisa”” ada yg baru nih,novel yg sangat menyentuh” dll ,pokoknya membuat rajin kita menurun,seakan akan membantu tapi menghalangi. Alangkah indahnya jika bersahabat dgn kawan yg tinggi himmahnya. Kita baru mau ndobos saja sudah disemangati” Ayo ikut ana ke masjid,kita murojaah bareng,ntar lulus jadi yg terbaik”.. whusss,subhanallah yak.Mau futur,ga bakalan jadi klo diingatkan trus begini. Cuma terkadang orang yg seperti ini di terlantarkan yg lain dengan balasan cercaan “ cieee,alim nih”. Wah-wah,pokoknya kubu kebaikan dan kejelekan senantiasa kan bertarung deh.
 5. Kerjakan hal-hal yg sehat dan Nikmat. Klo lagi males sudah puncak,mungkin cara ini juga bisa kita pakai sebagai solusi. Berdasarkan pengalaman dulu kala. Klo lagi futur,kita alihkan ke kegiatan yg kita sukai,asalkan tidak menggangu progam inti. Yg seneng ndaki,ndaki....pingin lari,lari kebukit,trus merenung. Yg suka makan,makan yg banyak sampai kembali semangat.(apa ada ust,??? Oh saya sendiri juga seperti itu..hehehe)
6. Memendam dalam catat. Klo yg ini kembali ke person masing-masing. Klo orangnya setipe dengan penulis,menulis itu bisa memecahkan berbagai masalah yg tak mampu dipecahkan oleh pikiran yg sekedar membayang. Lagi futur,tulis besar-besar di buku pribadimu”woi futur,rasain pukulan ku,,,pokkkk..ahhkkkggg...hahahaa,akhirnya futurku mati”. Dan contoh-contoh yang lain. Tapi jangan ditulis di facebook,ntar dikira galau(emang lagi galau jee). Cukup dirimu saja yg mengetahui.oke. atau dibuat note seperti ini juga bagus. Buat hiburan yg lain..hehehe...”masalahmu adalah hiburanku” sadis. 7. Sedikit(sedikit) dirumat & Hemat Yg terakhir ini agak keren dikit. Maksudnya ,ketika semangat baru sudah mulai muncul,jangan langsung mak brek,berubah total seperti baja hitam rx. Tapi mulailah dengan yg ringan-ringan dulu. Kata Nabi” amalan yg dicintai Allah: yg istiqomah walau sedikit”. Kalau langsung kita jor-jorkan semangat itu,bisa-bisa baru 3 hari,futurnya malah tambah parah. Bukannya hilang. Sebab sudah disemangati,murojaahnya langsung 3 juz tiap jam...wusssss...baru dhuhur juga sudah ngiler,trus libur ngaji 3 bulan. Parah tha. Sabar,sedikit-sedikit,trus perlahan maju-maju dan akhirnya masuk kali.hehehe

 Itu tadi sekedar tips-tips ringan buat adik-adikku di 2 menara,semoga bermanfaat ya. Oh ya,khusus kelas 3,sudah ga ada kata futur lho dalam kamus kalian,sudah diujung umur .Selamat berjuang,selamat menempuh kerikil-kerikil yg tajam,Semoga Allah menguatkan kaki-kaki kalian.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More