Pemuda "Handsome"

Hari ini bila orang menyebut "pemuda ganteng" besar kemungkinan pikiran selanjutnya adalah seorang artis jago nyanyi dan akting, atau seorang olah ragawan yang biasa tampil di medan pertandingan, atau peragawan yang melenggang lenggok di atas pentas yang ditonton orang ramai.Lanjutkan bacanya ya.

Berawal Dari Mimpi

Sebuah rencana meraih cita-cita,rencana menggapai mimpi yang tak terhingga,mimpa apakah itu??,read more.

MMI Production

Video kajian ahad pagi yg diproduksi oleh MMI Isykarima. Apa sih MMI itu? monggo dibaca sekilas infonya.^^.

Pilih Cara Matimu

Kisah yg tak bosan-bosannya admin baca. Kisah apa itu??? bacalah,semoga kembali ingat dan istiqomah.

Rahasia Ustadz Kita

Menjadi besar dan hebat seperti ulama' terdahulu pasti ada rahasianya kan. Begitu juga dengan ust yg satu ini. mau tahu siapa dan apa rahasianya. Klik di foto ^^

Mencetak hafidz yg Ilmuwan

Berikut hasil investigasi yg dimuat dimajalah isra UII,mau baca,klik disini.

Jumat, 01 Februari 2013

Isykarima (Gallery)

Koleksi foto 2 menara dari berbagai segi dan seni. 

Foto diambil dari beberapa generasi, dari yang jadul sampai yang terbaru. Kalau dibuat wallpaper, cantiknya di netbook. Kalau dilihat/dipake di destop yang besar pecah, jadinya jelek. Hehehe. Selamat menikmati indahnya Kampung 2 Menara.
Visit : www.isykarima.com untuk informasi lainnya.














6 Tiang Hati Santri


Oleh : Akhu Hamzah

Ketika kita melihat kepada sebuah bangunan, maka kita akan dapati keseimbangan yang mengagumkan. Entah itu dari segi arsitektur maupun tata ruang. Sebagai contoh Masjid Nabawi. Masjid Nabawi merupakan masjid cukup luas untuk bisa menampung jamaah yang ada. Sebagai ciri khasnya, di halaman masjid terdapat payung-payung yang bisa menutup secara otomatis. Tapi yang menarik bagi saya pribadi, bukanlah payung-payung tersebut. Melainkan tiang-tiang yang berada di dalam masjid. Entah kenapa, ketika saya membayangkan Masjid Nabawi tanpa tiang, saya merasa ada yang kurang. Seakan seni masjid itu adalah dengan tiang-tiangnya. Selain seni, tiang memiliki peran penting dalam sebuah bangunan. Karena dialah yang menjaga agar suatu bangunan itu kuat dan tidak rubuh.

Menjadi seorang santri merupakan suatu anugerah yang tidak ternilai harganya. Sekaligus pula ujian bagi siapa saja yang ingin menyandangnya. Karena dengan menjadi santri, kita akan lebih banyak terisolasi dari dunia luar. Dan dengan peraturan pesantren yang ada, santri di kader untuk menjadi manusia istimewa. Lain daripada yang lain. Sehingga banyak tantangan yang harus di hadapi oleh santri tersebut.

Yang dulunya boleh sekarang menjadi dilarang. Yang dulunya dianggap biasa ternyata itu berdosa. Terkadang hati memberontak ingin keluar dari belenggu peraturan. Terkadang jiwa goyang karena lelah menghadapi tantangan. Di saat itulah seorang santri membutuhkan penguat bagi jiwanya. Di saat itulah seorang santri menginginkan penopang di hatinya. Agar ia tetap tenang dan nyaman hidup di dalam pesantren.

Maka sebagaimana bangunan agar tidak rubuh, hatipun harus di jaga agar tetap utuh. Dengan mengetahui tiang-tiang hati, maka santri bisa mempertahankan diri dari cobaan yang datang silih berganti.

Sekarang kita bertanya-tanya, apakah tiang-tiang hati santri tersebut????.

Setidaknya ada 6 tiang bagi seorang santri, agar ia terjaga dan semangat dalam menjalani hari. Ayo kita bersama, satu persatu membahasnya.

1.      Orang tua

Orang tua memiliki peran yang sangat penting bagi seorang santri. Bagaimana tidak, dirinya adalah darah daging mereka. Sejak kecil mereka hidup bersama. Jadi, sangatlah pantas orang tua menduduki peringkat pertama sebagai penopang hati bagi santri. Santri akan banyak menumpahkan masalahnya kepada ayah bundanya. Sebagai contoh : saya memiliki teman yang menjadi ustaz di pesantren. Suatu ketika datang santri meminjam hp kepada beliau. Ternyata santri itu ingin menelepon orang tuanya. Dengan senangnya santri itu berbicara lama dengan bapaknya. “Bi, gimana caranya ya biar maksiat itu hilang???. Apalagi masalah perempuan bi, selalu terbayang wajahnya . Padahal itukan dosa ya bi” Tanya sang santri kepada abinya. Dia masih tidak sadar, kalau dari tadi teman saya masih ada di situ dan memperhatikannya. “Eh, suara abinya di speaker dong. Saya juga penasaran sama jawabannya” batin temen saya itu. Hahaha.

Itu satu contoh di antara ribuan kejadian yang pernah ada. Akan tetapi hubungan ini akan bermasalah jika si santri masuk pesantrennya di paksa orang tua. Apakah ada???. Oh, ada dan sangat banyak. Bahkan ketika kesantrian sudah resmi mengeluarkan santri dari pondok, terkadang orang tua merengkek agar anaknya tidak dikeluarkan. Padahal sang anak sendiri memang sudah tidak betah dengan kehidupan pesantren.Ketika hubungan santri dengan orang tua rusak dikarnakan pemaksaan ketika masuk pesantren, maka mereka sudah menjadi tiang yang rapuh. Kemungkian terburuk, santri hanya akan berbicara jika perlu membayar uang spp. Ketika sudah terjadi seperti ini, ada tiang kedua yang siap menopang santri tersebut.

2.      Saudara kandung

Saudara sedarah merupakan manusia tingkat kedua yang terdekat dengan seseorang. Ketika terjadi kerenggangan dengan orang tua, maka santri akan berlari menuju saudaranya. Terkadang pula, santri malah lebih menurut dengan saudaranya dari pada dengan bapak ibunya. Hanya saja, jikalau santri itu anak pertama, maka tiang kedua ini menjadi tidak ada. Karena yang saya maksud dengan saudara di sini adalah kakaknya. Karena jika saudaranya itu adiknya, santri ini lebih pantas untuk mendengar curhatannya. Diapun tertuntut untuk lebih dewasa dan berusaha untuk memecahkan permasalahan adiknya. Kalau begitu, kita akan beralih menuju ke tiang berikutnya.

3.      Ustaz

Benar, seorang ustaz menjadi tiang penopang seorang santri.  Karena pada hakikatnya, ustaz adalah orang tuanya di pesantren. Betapa banyak santri yang bisa berubah karena nasehat dari ustaznya. Betapa banyak pula santri berusaha bertahan diri dari beratnya kehidupan di pesantren karena dukungan ustaznya. Karena memang sudah tugas seorang guru untuk selalu membimbing dan mengarahkan santrinya kepada kebaikan. Kalaulah dengan orang tua hanya bisa sekedar berbicara. Seorang santri dengan ustaznya bisa bertatap muka.
Interaksi yang dekat seperti ini akan lebih menyelesaikan masalah dibandingkan hanya sekedar teori belaka. Apalagi jika sang ustaz selalu mengawasi perkembangan santri setiap saat, maka sudah bisa dipastikan apa sebenarnya inti dari permasalahan.

Tetapi kebanyakan yang terjadi, ustaz selalu sibuk dengan urusan umat yang begitu banyaknya. Di tambah lagi dengan adanya keluarga yang harus dinafkahi, maka waktu untuk santri akan semakin sedikit. Bahkan ada di lain waktu, ustaz menjadi musuh besar bagi santri itu sendiri. Apalagi ustaz yang senang menghukum saja tanpa berbaik sikap di lain tempat. Pasti kebencian santri akan menggelora kepada ustaznya. Kalau sudah begini yang terjadi, kita beralih menuju tiang selanjutnya.

4.      Kakak kelas

Kakak kelas atau senior setidaknya juga memiliki andil yang besar bagi keseimbangan hati seorang santri. Sudah cukup banyak santri keluar dari pesantren berkat jasa kakak kelasnya. Menurut teman saya di sebuah pesantren, kakak kelasnya di sana sering sekali meminta uang kepada adik kelas. Jika menolak, maka akan di ancam dengan berbagai ancaman. Entah dipukuli rame-rame kah, atau almarinya di bongkar paksa. 

Waktu itu saya tidak begitu saja percaya, karena di pesantren kami kakak kelasnya baik banget. Suka ntraktir adik kelas. Bahkan tidak sungkan-sungkan memasakkan kami makanan yang enak. Tetapi setelah mendengar berkali-kali dari teman yang lainnya, akhirnya saya percaya juga. Jadi saya bersyukur, dulu pernah memiliki kakak kelas yang baik. Yang membuat kita nyaman hidup di pesantren. Lha bagaimana kalau memang dapatnya yang suka mengancam dan berbuat kasar ???. kita akan beralih ke tiang yang kelima.

5.      Teman seangkatan

Kalau memang 4 manusia di atas tadi belum mampu membuat santri kuat dan betah di pesantren, maka teman seangkatan adalah solusi terakhirnya. Ya, manusia jenis ini yang akan bersama santri itu kapan dan di mana saja. Ngaji, makan, belajar, jalan-jalan sampai mau tidurpun mereka lakukan bersama. Sehingga dengan adanya teman model ini, santri dapat bercerita dan berbagi rasa tentang masalahnya.

Walaupun sering kali bukannya menyelesaikan masalah, tapi memperumit masalah. Karena tingkat kedewasaannya yang sama dan mungkin sama-sama memiliki problematika. Tetapi pada dasarnya mereka akan saling pengertian dan membantu kala sahabatnya membutuhkan. Tetapi jikalau terjadi perselisihan antara teman sendiri gimana dong????. Tenang, masih ada tiang satu lagi yang mampu menopang keyakinan santri.

6.      Diri sendiri

Ya, diri santri sendirilah yang memiliki tiang terkuat sesungguhnya. Jikalau ke-5 tiang bersama-sama berusaha meyakinkan dirinya untuk tetap bertahan di pesantren, tetapi diri sendiri sudah menolak dan tetap ingin keluar, maka semuanya tidak akan berguna. Memiliki keyakinan pada diri sendiri akan membuat kita kuat dan bisa bertahan walaupun tanpa motivasi dari orang lain. Maka jangan sampai tiang terakhir ini rubuh, atau yang artinya tidak memiliki percaya diri. Karena hal itu sama saja dengan mati.

 Wallahu a’lamu bishowab

Sabtu, 26 Januari 2013

‎Sepuluh Efek Samping Senyum di Dunia.

Benar tidaknya silahkan anda buktikan sendiri setelah membaca artikel ini. Jika ternyata salah, silahkan komentar untuk menghapus artikel ini karena tidak bermanfaat alias sampah. Tapi, dipraktekkan dulu selama setahun, baru komentar. Hehehe #JustKilling. Silahkan buktikan!!!.

1. Senyum membuat Anda lebih menarik.


Orang yang banyak tersenyum memiliki daya tarik.

Orang yang suka tersenyum membuat perasaan orang disekitarnya nyaman dan senang.

Orang yang selalu merengut, cemburut, mengerutkan kening, dan menyeringai membuat orang-orang disekeliling tidak nyaman. Dipastikan orang yang banyak tersenyum memiliki banyak teman.

2. Senyum mengubah perasaan


Jika Anda sedang sedih, cobalah tersenyum.

Senyuman akan membuat perasaan menjadi lebih baik.

Menurut penelitian, senyum bisa memperdayai tubuh sehingga perasaan berubah..

3. Senyum menular


Ketika seseorang tersenyum, ia akan membuat suasana menjadi lebih riang.

Orang disekitar Anda pasti akan ikut tersenyum dan merasa lebih bahagia

4. Senyum menghilangkan stres


Stres bisa terlihat di wajah.

Senyuman bisa menghilangkan mimik lelah, bosan, dan sedih.

Ketika anda stres,ambil waktu untuk tersenyum.

Senyuman akan mengurangi stres dan membuat pikiran lebih jernih.

5. Senyum meningkatkan imunitas.


Senyum membuat sistem imun bekerja lebih baik.

Fungsi imun tubuh bekerja maksimal saat seseorang merasa rileks.

Menurut penelitian, flu dan batuk bisa hilang dengan senyum.

6. Senyum menurunkan tekanan darah


Tidak percaya? Coba Anda mencatat tekanan darah saat anda tidak tersenyum dan catat lagi tekanan darah saat anda tersenyum saat diperiksa.

Tekanan darah saat Anda tersenyum pasti lebih rendah.

7. Senyum melepas endorphin, pemati rasa alamiah, dan serotonin


Senyum ibarat obat alami.

Senyum bisa menghasilkan endorphin,pemat i rasa alamiah, dan serotonin.

Ketiganya adalah hormon yg bisa mengendalikan rasa sakit.

8. Senyum membuat awet muda


Senyuman menggerakkan banyak otot .

Akibatnya otot wajah terlatih sehingga anda tidak perlu melakukan face lift.

Dijamin dengan banyak tersenyum Anda akan terlihat lebih awet muda.

9. Senyum membuat Anda terlihat sukses


Orang yg tersenyum terlihat lebih percaya diri,terkenal, dan bisa diandalkan.

Pasang senyum saat rapat atau bertemu dengan klien.

Pasti kolega Anda akan melihat Anda lebih baik.

10. Senyum membuat orang berpikir positif.


Coba lakukan ini : pikirkan hal buruk sambil tersenyum. Pasti susah.

Penyebabnya, ketika Anda tersenyum,tubuh mengirim sinyal "hidup adalah baik".

Sehingga saat tersenyum, tubuh menerimanya sebagai anugerah.


Jadi tidak ada alasan untuk kalian tidak tersenyum hari ini. Efeknya baguskan untuk masa depan. hehehehe. 
Dikutip dari : Facebook

Jumat, 25 Januari 2013

Balada Penghuni Takmir

oleh Moslemovic El-faqeer

Di sudut hidup,ku mengenal sebuah ruang…
Dalam setiap sudut tersimpan sebuah kenang…
Tika menyambung juang….
Tertatih-tatih membayar hutang…

Dari dalam ku mengintai dunia…
Lewat segi baliknya ku berkaca….
Menerawang luas keluar sana…
Mendoakan sobat yg mengejar cita..

Dalam perjalanan ini,lelah selalu menerpa…
Kadang semangat terbang begitu saja..
Kalau saja bukan bakti orangtua…
Ku kan sudah belajar bersama…

Ada kala didepan pintu..
Ku termenung rindu…
Memandang jalanan…
Menghitung kendaraan..
Melampiaskan kekesalan….membuang jauh kegalauan

Apakah kalian tahu???
Mungkin engkau tak mau tahu…

Didinding kamar takmir….
Ia tersenyum ,menyimak yg kufikir…
Selalu sedia, kala kantuk menyapa…
Dgn kasur bantal sederhana….

Dari ruang 3x8…
Lihatlah,kukejar ketinggalan…
Kan kugapai impian masa depan…
Sampai islam meneguk kemenangan…

Terima kasih sudut masjidku..
Walau kita kan berpisah…
Ketahuilah…
di dinding putihmu, tersimpan sejarah indah

 kamar takmir blok selatan ,2 desember 2011

Rabu, 23 Januari 2013

INIKAH CINTA?


     Seorang gadis pulang ke rumahnya. Didapatinya seorang pemuda memarkir mobil di depan rumahnya. Awalnya si gadis tidak curiga. Namun kecurigaan muncul ketika ternyata peristiwa itu berulang setiap harinya. SI gadis diam-diam memperhatikan, tampaknya ia pemuda yang sopan, karena di mobil lebih banyak menundukkan pandangan.

    Ada rasa lain di hati si gadis, jangan-jangan pemuda ini sedang mencuri pandang terhadapnya, atau sedang mengamati gerak-geriknya lataran ingin melamarnya. Terselip rasa gelisah sekaligus bahagia.
Jantung berdetak aneh, ketika kembali ia dapati pemuda itu memarkir mobil di depan rumahnya. Pikiranpun melayang, membayangkan ia segera menikah tanpa telat usia. Diam-diam ia juga mengamati, “mobilnya memang sederhana...tapi tidak masalah, karena tampaknya ia pemuda baik, nyatanya lebih banyak ghadhul bashar (menundukkan pandangan) di dalam mobil.

  Waktu berlalu, dan perasaan si gadis semakin terasa ada yg beda, hingga ia bertanya pada dirinya sendiri, “inikah cinta?”
Tapi ada rasa heran terselip di benaknya, jika memang pemuda itu menyukainya, kenapa tidak juga mendatangi ayahnya untuk melamar? Padahal lama sudah pemuda itu memperhatikannya?
Apakah ia takut diusir ayahnya karena mobil bututnya? Tapi melihat keseriusannya, si gadis percaya bahwa pemuda itu mencintainya. Bagimana tidak, berjam-jam lamanya ia berada di depan rumahnya, saat si gadis pergi, kemudian masuk rumah dan hendak pergi...si pemuda tetap dalam posisinya. Bisa jadi pemuda itu sering mencuri pandang terhadapnya.

    Sepertinya si gadis tidak bisa bersabar lagi menunggu lebih lama. Karena hari-hari berlalu ia menunggu belum juga ada perkembangan. Hingga suatu hari ia bulatkan tekad dan keberaniannya untuk menyambangi si pemuda itu. Jika memang ingin menikahinya, agar segera berbuat sesuatu, mengetuk pintu, menemui orang tua dan kemudian melamarnya...
Pelan namun pasti, si gadis mendekati mobil itu, sementara si pemuda masih menunduk di dalam mobilnya seperti biasanya. Dengan menahan dag..dig..dug.., si gadis bertanya,
Gadis: Maaf..., boleh tahu, kenapa Anda sering memarkir mobil di depan rumah kami?”
Pemuda : WIFI di rumah Mbak tidak diberi password, jadi saya numpang internetan di sini setiap hari.
Gadis :“ Apa....???”
Habis mbaca ini, ana tepok jidat..., hadeh!..., pantesan ghadhul bashar, orang manthengin laptop ^_^


(saya terjemah dgn bebas dari facebook dakwah http://www.facebook.com/withoutsalem, validitas tidak berani njamin, gambar jg hanya ilustrasi, tidak mewakili kejadian sebenarnya)

Dicopas dari Ustadz Abu Umar Abdillah.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More